Tag Archive: Islam


Daar el Qolam 2

Karekteristik Pondok Pesantren Daar el-Qolam

Pondok Pesantren Daar el-Qolam adalah salah satu jenis pondok pesantren yang mengembangkan sistem pendidikan pondok modern (khalaf). Para santri selain dididik dan diajarkan ilmu pengetahuan agama, juga dibekali ilmu-ilmu pengetahuan umum yang menggunakan sistem dan kurikulum sekolah. Yang lebih penting dari itu adalah penanaman disiplin hidup dan disiplin dalam beribadah. Dengan demikian para santri diharapkan mempunyai wawasan dan pengetahuan yang seimbang antara ukhrawi dan duniawinya.

Baca lebih lanjut

Iklan

MOTTO PONDOK

Pendidikan yang ada di Pondok Pesantren Daar el-Qolam menekankan pada pembentukan pribadi mukmin, muslim yang berbudi luhur, berbadan sehat, berpengetahuan luas dan berpikiran bebas. Sifat-sifat ini adalah motto pendidikan di Pondok Pesantren Daar el-Qolam.

1. Berbudi Luhur

Berbudi Luhur atau yang lazim disebut al-Akhlâqul Karimah adalah landasan yang paling prinsipil yang ditanamkan Pondok Pesantren Daar el-Qolam kepada seluruh santri dan semua elemen yang ada. Penekanan tata krama dan sopan santun dalam berbagai kondisi menjadi kewajiban, ini terefleksi dalam pola hidup dan tingkah laku yang selalu ditekankan dalam pesantren.

Baca lebih lanjut

PANCA JIWA

Selururh kegiatan kehidupan di pondok Pesantren Daar el-Qolam didasarkan pada nilai-nilai dan jiwa yang diakumulasikan pada panca jiwa pondok sebagai berikut:

1. JIWA KEIKHLASAN

Kata Keikhlasan memilliki makna yang sangat luas, namun bila diartikan secara verbal keikhlasan berarti sepi ing pamrih rame ing gawe, yakni berbuat sesuatu bukan atas dasar dorongan nafsu untuk mendapatkan keuntungan-keuntungan tertentu, segala perbuatan yang dilakukan semata-mata bernilai ibadah Lillahi ta’ala. Dengan demikian, jiwa ini artinya berbuat segala sesuatu bukan karena didorong oleh keinginan memperoleh keuntungan tertentu. Segala pekerjaan dilakukan dengan niat semata-mata ibadah lillâhi ta`âlâ. Kiyai ikhlas mendidik, santri ikhlas dididik dan mendidik diri sendiri, dan para pembantu kiyai ikhlas dalam membantu menjalankan proses pendidikan.

Baca lebih lanjut

ABBASID DYNASTI

The islamic golden was inaugurated by the middle of the 8th century by the ascension of the abbasid caliphate and the transfer of the capital from damascus to baghdad. The abbasids were influenced by the quranic injunctions and hadith such as ‘the ink of scientist is more holy then the blood of martyrs’ stressing the value of knowledge.

During this periode the muslim world became the unrivaled intellectual center for science, philosophy, medicine and education as the abbasids championed the cause of knowledge and established a ‘house of wisdom’ in baghdad. Were both muslim and non muslim scholars souht to translate and gather all the world’s knowledge into arabic.

Many classic works of antiquity that would otherwise have been lose were translated into arabic and later in turn translated into turkish, persian, hebrew and latin.

During this periode the muslim world was a cauldron of cultures which collected, synthesized and significantly advance the knowledge gained from the ancient roman, chinese, indian, persian, egyptian, north african, greek, and byzantine civilazations.

The Abbasid Empire, ca 900 C

The Abbasid Empire, ca 900 C

Dikutip dari buku History of Islam (Daar el Qolam Press)

Silakan tinggalkan komentar, jika ada Kritik & Saran !!!