Kelas 4A

Pelangi Hysteria….

Berawal dari peristiwa sebelum rihlah, wakil ketua kelas yang bernama Anisa Istiqomah atau orang sering memanggilnya Istiq sedangkan di rumah ia biasa dipanggil Annisa mengusulkan ide yang cemerlang untuk membuat rasa persatuan kelas menambah kuat, yaitu dengan mengajukan diadakannya SR (Sahabat Rihlah). Aturannya adalah setiap pasangan harus berlomba-lomba untuk menjadi pasangan terso-sweet atau terkompak, hal yang pertama dilakukan Istiq adalah menulis nama semua anak cewek di bukunya dengan nomor kemudian Istiq meminta masing-masing dari anak cowok untuk memilih nomor , setelah itu Istiq membacakan hasil dari pilihan anak cowok yaitu sebagai berikut:

· Romli & Istiq

· Harry & Elna

· Edo & Gholi

· Zaka & Atul

· Omen & Ulfah

· Ichi & Tsa2

· Zaki & Hanthal

· Krezno & Dephe

· Iqbal & Nur

· Iip & Gita

· Ardhi & Ain

· Iskandar & Windy

· Rayi & Sri

· Jamal & Cintiadi

· Ali & Mutoharoh

Tapi karena jumlah anak putra dan putri tidak balance maka tiga orang dari anak putri akan menjadi panitia untuk menilai pasangan yang akan menjadi pemenang diantara mereka adalah Leni, Vina dan Rizka. Ada yang memulai permainan ini dengan memberi perhatian satu sama lain, tapi kebanyakkan dari setiap pasangan memberi makanan dan minuman bahkan sesuatu benda yang unik, bahkan ada juga yang memberi kue ulang tahun seperti pasangan Iqbal dan Nur Hasanah, ada juga yang memberi kopi dan bembeng seperti pasangan Gita dan Iip.

Semakin berjalannya waktu semakin banyak pula pasangan yang saling memberi dan membuat juri kebingungan untuk menentukkan pasangan terbaik. Hari demi hari kita lalui dengan suka riang dan semagat 45 dari setiap pasangan untuk menjadi pemenang. Sampai akhirnya hari yang di tunggu datang juga yaitu hari untuk kita bersenang-senang dan berekreasi serta menghilangkan segala kepenatan yang ada.

Di Bogor kami seluruh anak kelas X.A dan kelas VII.C dibagi menjadi beberapa kelompok. Kemudian kakak senior memberi urutan permainan pada masing-masing kelompok agar lancarnya setiap permainan. Walaupun permainan berlangsung bersama dengan setiap kelompok ada beberapa pasangan yang ingin menunjukkan kekompokan mereka ada yang mendapat gantungan dengan nama pasangan SRnya ada yang mendapat es krim bahkan ada juga yang dibelikan semangkuk baso.

Tak terasa waktu terus berjalan, dengan berat hati kami harus meninggalkan tempat rekreasi ini dan harus kembali lagi ke pondok, tak lupa sebelum pulang ke pondok kami berhenti di sebuah toko makanan khas Bogor untuk membeli beberapa buah tangan untuk teman kami di pondok atau anggota kamar. Tak sabar rasanya ingin segera turun dari mobil, setelah sampai di toko makanan kami semua segera turun dari mobil dan mengambil keranjang belanjaan. Beberapa pasangan saling beraksi unjuk kebolehan kekompakkan mereka , ada yang berbelaja bareng sampai akhirnya kena omel oleh ustad contohnya seperti pasangan Atul dan Zaka , ada yang mendapat es krim seperti pasangan Ulfah dan Omen, mendapat baso seperti pasangan Ichi dan Tsa2, strawberry, moci, bahkan ada juga yang mendapat brownies yang hargannya cukup mahal.

Satu minggu berselang setelah rihlah akhirnya panitia mengumumkan pasangan yang terbaik.

Berikut ini adalah katagori pemenang:

The best couple : Harry dan Elna

Pasangan ter so sweet : Edo dan Gholi

Pasangan ter kompak :Romli dan Iztiq

Ternyata di samping kategori di atas ada pasangan yang menyimpang diantaranya

Pasangan zaki dan Hanthal, Ichi dan Tsa2

Karena menurut saksi mata ada yang melihat Zaki memberikan sebuah kalung kepada non pasangannya yaitu Nur Hasanah.

Semoga dengan permainan sahabat rihlah ini rasa kekompakkan dan kebersamaan serta persatuan kelas X,A semakin kuat.

Kisah seorang santri daar el qolam angkatan ke-6

Dyah Pratiwi