Foto Presiden

Jam pelajaran ke-6, jam pelajaran yang begitu membosankan bagiku. Jam pelajaran tepat pada pukul 14.00 WIB, siang yang cukup membakar. Badanku terasa disengat bara api yang begitu panasnya. Siang ini matahari menumpahkan tenaganya yang maha dahsyat. Namun tak sedikit pun menghalangi langkahku menelusuri koridor-koridor kelasku. Kuhempaskan badanku yang terasa terbakar, cucuran keringat membanjiri tubuhku hingga kukipas-kipas bukuku. Hem, segar!

Entah berapa lama tanganku terus mengibas-ngibaskan buku pelajaranku ini. Sampaiku terhenti saat mataku terpaku pada sebuah bingkai foto yang terpampang di dinding kelasku. Foto yang seakan-akan tersenyum padaku. Kutatap semakin jelas senyum itu seolah padaku. Aku merasakan sesuatu yang aneh padaku. Aku merasa damai dan sejuk ketika kutatap foto itu. Suhu ruang kelasku yang tadi terasa panas kini berubah dingin dan sejuk.

“Hai, Li! Ngapain bengong? Madesu lu”, suara temanku ini membuyarkan lamunanku

“Ngapain juga ngurusin gua?”, balasku kepadanya

“Autis, lu! Diomongin malah marah-marah!”, sahutnya kembali

“Ya, iyalah Zak! Udah tahu gue lagi asyik diem, lu malah ngatain madesu”, kataku gak kalah sewot.

“Emangnya lu mikirin apa, Li?”

“Lagi asyik-asyik aja ngeliat foto SBY”

“ Kurang kerjaan lu , mending ke depan aja”

“Udah, ah! Males”

Sebenarnya, aku sedang menatap foto presiden. Wajah Susilo Bambang Yudhoyono, SBY, presiden yang kharismatik. Presiden yang penuh tanggung jawab membangkitkan keterpurukan Indonesia. Terlintas dalam benakku gambaran wajah Indonesia. Nasib rakyatnya yang selalu di bawah. Kapan Indonesia bisa menjadi yang di atas? Banyak tanya dalam benakku saat ini. Namun bila ku melihat semangat anak-anak kelas X.A, aku yakin Indonesia bisa mencapai masa keemasannya. Lihat saja, wajah-wajah generasi muda yang diharapkan bangsa ini, semangat dan penuh dedikasi.

KISAH SEORANG SANTRIWAN DAAR EL QOLAM

Created By:

M. Ali Husain. M

Edited By:

Fajrydzhilly

Terima kasih telah berkunjung, jangan lupa komentar yah  Senyum dengan lidah terjulur