Depresi Murid X.A

” Hua…” salah satu murid X.A menguap karena rasa kantuk yang amat sangat.

” Tidur yuk, tidur…” kata kami serempak.

Hari kamis memang hari yang membosankan, capek dech rasanya. Ah…! pokoknya gak enak dech. Apalagi kalo udah ketemu pelajaran yang gak mengasyikan, batinku dalam hati.

###

Semilir angin yang masuk melalui celah-celah ventilasi memanjakan mataku hingga tertutup rapat. Gorden di jendela pun ditutup hingga ruangan gelap gulita. Karena memang biasanya pelajaran Fisika belajar menggunakan fasilitas LCD dan laptop, jadi agar pelajaran terlihat lebih jelas, gorden harus tertutup rapat.

Guru fisika, Pak Ismu, memasuki kelas dengan langkah semangat 45. Berbanding terbalik dengan keadaan kelasku, murid X.A, tak ada diantara mereka yang tak merasakan kantuk dan malas untuk memulai pelajaran.

” Ya, sekarang ambil laptopnya!” Perintah Pak Ismu menyuruh murid bernama Mutho mengambil laptop.

” Maaf, Pak! Laptop saya sedang di-install.” kata Mutho jujur.
Baca lebih lanjut